*

Pages

Monday, 7 September 2020

Prosedur Memperpanjang Paspor di Bandung


Kamu berdomisili di Bandung ataupun bermaksud melakukan perpanjangan paspor di Bandung? Semoga artikel ini dapat membantumu, ya.
Kamu dapat memilih satu dari dua opsi kantor imigrasi yang ada di Bandung, diantaranya:

1.   Kantor Imigrasi Kelas 1 Bandung
Alamat: Jl. Surapati No.82, Cihaur Geulis, Kec. Cibeunying Kaler, Kota Bandung, Jawa Barat 40122
Buka pukul 08.00 WIB
No
telp: (022) 7272081

2.   Unit Layanan Paspor (ULP) Kantor Imigrasi kelas 1 Bandung
Alamat: Gedung Binacitra, Jl. Soekarno-Hatta No.162, Kb. Lega, Kec. Bojongloa Kidul, Kota Bandung, Jawa Barat 40235
Buka pukul 08.00 WIB
No telp: (022) 7272081

 

Karena beberapa waktu yang lalu saya melakukan perpanjangan paspor di Unit Layanan Paspor (ULP) Kantor Imigrasi kelas 1 Bandung, maka artikel ini akan mengulas topik dengan hint berkenaan lokasi tersebut. Yang paling utama sekali perlu diketahui bahwa patokan kita sampai ke lokasi adalah gedung Bandung Convention Centre. Merapatlah ke sisi kiri setelah gedung tersebut (terdapat mesin ATM di depan gedung ULP). Saat saya kesana, saya ter-distract dan melewatkan tempat tersebut, yang menyebabkan harus berputar cukup jauh.

 

Berikut adalah prosedur yang dilakukan dalam perpanjangan paspor dan langsung saya sematkan kendala beserta solusi yang dilakukan, diantaranya:

  1. Mengambil antrian secara online dengan cara mendaftarkan diri pada laman ini. Lakukan pula verifikasi dengan akun e-mail Anda.
  2. Unduh aplikasi Aplikasi Pendaftaran Antrian Paspor Online (APAPO). Aplikasi tersebut tersedia untuk android maupun iOS.

    tampilan aplikasi pengambilan antrian online pada iOS

    Mulai dari langkah ini, dibutuhkan beberapa narahubung penting yang dapat bermanfaat, diantaranya instagram @kantorimigrasibandung untuk menanyakan segala hal mengenai kantor imigrasi Bandung dan instagram @ditjen_imigrasi untuk mengonsultasikan permasalahan pada APAPO.
    Kendala: Tujuan saya adalah memperpanjang paspor, namun tidak dapat menentukan jenis permohonan. Sehingga secara otomatis antrian yang terambil adalah untuk pembuatan paspor baru.
    Solusi: Tidak masalah. Komunikasikan dengan petugas sesampainya di kantor imigrasi.
    Catatan: antrian online dibuka setiap hari Jum’at setelah pukul 14.00 WIB, jadi siap-siap hunger games ya di hari dan jam tersebut. Hehehe.

  3. Setelah berhasil memperoleh antrian, berupa waktu dan tanggal. Siapkan berkas yang diperlukan untuk perpanjangan paspor. Sesungguhnya semua tertera pada laman maupun aplikasi APAPO. Namun yang saya alami adalah kasus khusus, dikarenakan sebelumnya saya melakukan perpanjangan paspor di luar negeri. Sehingga berkasi-berkas yang dibutuhkan diantaranya:
    a. Fotocopy KTP
    b. Fotocopy KK
    c. Fotocopy akta lahir
    d. Fotocopy paspor lama
    e. Paspor lama yang asli
    f. Materai 6000
    g. KTP asli
    h. KK asli
    i. Akta lahir asli 

      

  4. Pada hari-H, berikan berkas tersebut. Kemudian petugas akan memeriksa kelengkapan berkas dan memberikan map serta formulir yang harus diisi oleh kita. Selanjutnya, menunggu panggilan wawancara pada hari tersebut juga. Diharuskan menggunakan pakaian rapi dan berkerah ya!
    Selesai!!!!!!!! Akan diberikan lembar tanda pembuatan paspor sebanyak dua rangkap, dengan satu rangkap untuk pembayaran dan satu rangkap dibawa saat pengambilan paspor.

  5. Melakukan pembayaran. Dapat dilakukan di bank mana saja dengan membawa bukti yang harus dibayarkan. Di ULP Kantor Imigrasi kelas 1 Bandung, saya merekomendasikan untuk langsung melakukan transaksi pada bank di lantai dasar. Karena mereka sudah lengkap men-display-kan prosedur pembayaran untuk imigrasi. Jadi lebih memudahkan kita juga.

  6. Paspor dapat diambil 3-4 hari kerja setelah proses pembayaran.Untuk pengambilan paspor dapat diwakilkan, namun yang mewakili harus membawa KK dan KTP. Sehingga terlihat hubungannya dengan kita.

Sekian artikel kali ini. Semoga bermanfaat ya teman-teman.

 

Share:

Monday, 31 August 2020

Chengg Answer for Free

Do you want to unblur an answer of Chengg Question but there's don't have a Chengg subscription? Kindly check this site!

It is very easy to use. All you need to do is only typing your question and fill in your identity. That's all! The answer will be send to your email. It took about 3 hours - 1 day.

Share:

Thursday, 27 August 2020

Belajar Bahasa Turki

Galata Tower, Istanbul, Turki

Turki merupakan negara yang terletak di dua benua, yakni benua Asia dan Eropa. Kebanyakan orang Indonesia sudah tidak asing lagi jika mendengar tentang negara Turki. Tapi saya tidak akan membahas mengenai negara Turki tersebut. Di seri belajar bahasa Turki ini, saya akan mencoba menunjukkan keindahan bahasa Turki. Jujur, saya sangat terkesima dengan bahasa yang saya pelajari secara langsung di negaranya selama beberapa tahun. Semakin dipelajari semakin memahami keindahannya, bahwa kalimat yang sederhana (tidak panjang) bisa memberikan makna yang sangat mendalam.

Saya juga membahas mengenai belajar bahasa Turki di kanal youtube. Setelah ini, kita mulai belajar bersama ya!


Share:

Tuesday, 25 August 2020

[Book Review] Hikmah Luqman Al-Hakim

Judul Buku          :    Hikmah Luqman Al-Hakim
Penulis                 :    Adil Al-Ghiryani
Penerbit               :    TUROS (Khazanah Pustaka Islam)
Tahun                  :    Mei 2015 (Cetakan pertama)
Jumlah Halaman  :    145 hlm.

Luqman Al-Hakim berpesan pada anaknya, “wahai anakku, jadilah orang yang lemah lembut, mudah berbuat baik, banyak berpikir, sedikit berbicara kecuali dalam kebenaran, banyak menangis, jarang bergembira. Janganlah engkau bergurau, membuat gaduh dan berdebat! Jika engkau diam, diamlah dengan merenung. Dan, bila berbicara, maka berbicaralah dengan hikmah” – hlm. 104

-------- 

Siapa Luqman Al-Hakim?

Ini merupakan pertanyaan yang paling utama yang pastinya ada di benak kalian. Luqman Al-Hakim hanyalah seorang budak Habasyi (dari negeri Habasyah) dan seorang tukang kayu. Allah memberikan hikmah (kebijaksanaan) tapi tidak menganugerahinya kenabian. Kebijaksanaannya pula yang membuat dirinya merdeka.

Tentang buku ini...

Buku ini berisi butiran nasihat-nasihat dan perkataan penuh hikmah dari Luqman Al-Hakim sebanyak 88 butir. Bersumber dari kitab Al-Bidayah wa an-Nihayah, Tafsir Ibnu Katsir, dan masih banyak lagi.

Mungkin diantara kalian ada yang pernah membaca tulisan saya yang satu ini. Buku ini seperti meyakinkan saya akan tulisan itu. Berinteraksi dengan Q.S. Al-Luqman membuat diri ini seperti dihujani dengan nasihat-nasihat. Pesan moral dan nasihat yang disampaikan sangat sarat makna. Highly recommended!

 

Share:

Monday, 24 August 2020

A Reflection: Tamu Istimewa

 

Source Gambar

Suatu hari datang sesosok pria kerumahmu. Duduk di ruang tamumu. Ia yang sangat tampan hingga tak ada yang menandinginya di muka bumi ini. Ia perlambang filantropi sejati. Ia paling pemberani diantara pemberani. Namun, tetap sangat berlemah lembut. Apakah kamu akan sangat kegirangan?

 

Tapi apakah kamu akan tetap kegirangan jika tamu tersebut adalah tamu teristimewa, yang dinantikan kehadirannya di setiap rumah. Yang namanya senantiasa membasahi lisan kita. Saking seringnya kita menyebut namanya, Rasulullah SAW. Apakah sekarang kamu masih mampu membayangkannya?

 

Dengan menjadinya ia tamu istimewa dirumahmu, apa yang terlintas dalam pikiranmu? Menangis, malu, bahkan bertanya-tanya, “layakkah aku menjadi seorang tuan rumah?”. Menunjukkan batang hidung pun penuh ragu. Ragu seandainya tetiba saja dosa mempunyai rupa yang dapat dilihat oleh kekasih-Nya tersebut.....

 

Maka, jika Rasulullah SAW berkesempatan bertamu kerumahmu, akankah kamu menjadi seorang muslim yang ‘begini aja’?

 

***

 

Ilustrasi diatas dapat dijadikan bahan renungan, refleksi, dan muhasabah. Demi meraih kekhusyukan dalam ibadah, mungkin kita juga bisa mencoba membayangkan jikalau Rasulullah SAW-lah yang menjadi imam shalat kita. Akankah kita tidak khusyuk? Atau berusaha untuk lebih khusyuk, karena merasa dosa yang dipikul sudah tidak terhitung, tapi untuk ibadah kali ini ingin difokuskan 100%. It is hard, but we are all trying. We are striving and it will always be counted by Allah. inshaaAllah.

 

 

----------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Anas r.a. mengatakan:

كَانَ أَجْوَدَ النَّاسِ وَأَجْمَلَ النَّاسِ وَأَشْجَعَ النَّاسِ

Beliau adalah orang yang paling dermawan, paling tampan dan paling pemberani [HR al-Bukhâri dan Muslim]

 

Allah SWT memaparkan budi pekerti beliau yang mulia dan perilaku beliau SAW yang indah dalam firman-Nya:

 ۖ فَبِمَا رَحْمَةٍ مِنَ اللَّهِ لِنْتَ لَهُمْ ۖ وَلَوْ كُنْتَ فَظًّا غَلِيظَ الْقَلْبِ لَانْفَضُّوا مِنْ حَوْلِكَ

Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. [Q.S Al-Imrân:159]


Referensi: https://almanhaj.or.id/3406-ciri-fisik-rasulullah-yang-sempurna.html

 

Share:

Sunday, 23 August 2020

Witsqa Masak: Namasu

Namasu ini  sebenarnya adalah salad yang terdiri dari wortel dan lobak. Tapi ya bisa disesuaikan aja lah ya bahan-bahannya dengan isi coolcase (dibaca: kulkas). Hehehe. Buat yang sering makan di Hoka-Hoka Bento pasti familiar banget sama salad yang satu ini. Bikinnya ternyata super mudah, dan yang terpenting karena bisa bikin sendiri, rasanya pun bisa di adjust sesuai dengan selera kita! Jujur aja nih ya, aku mah seneng banget. Favorit bangets! Ini cocok banget kalau ditemani beef teriyaki.

 

DISCLAIMER! Witsqa Masak merupakan kumpulan resep yang terhitung berhasil untuk dipraktekkan oleh saya. Sumber resepnya sendiri bisa berasal dari mana saja; youtube, blog, resep turun-temurun, dll. Selamat mencoba!

 

Bahan-bahan:

  • ·         Wortel
  • ·         Kol
  • ·         Timun
  • ·         Air 350 ml / 1 gelas
  • ·         Cuka 4 sdm
  • ·         Gula 9 sdm
  • ·         Garam 2 sdt

 

Langkah-langkah:

  1. Rebus air. Campurkan gula, cuka garam sampai mendidih di api sedang. Lalu dinginkan.
  2. Sambil menunggu dingin, serut / potong korek wortel, timun, dan kol.
  3. Masukkan wortel, timun, dan kol yang sudah bersih ke dalam sebuah wadah yang ada tutupnya. Tuang larutan pada langkah 1 yang sudah dingin.
  4. Tutup wadah. Diamkan di suhu ruangan kurang lebih 1 jam. Masukkan kedalam kulkas sebelum disajikan. 

 

Catatan:

  • Salad tahan 1 minggu didalam kulkas.
  • Pastikan bahan dan alat yang digunakan bersih, agar salad tidak cepat basi.
  • Sayur yang dijadikan saladnya dapat dipilih sesuai selera ya. Kalau namasu yang original mah pakainya lobak sama wortel.

 

Referensi: Ini resep dari temenku! 😊






Share:

Wednesday, 5 August 2020

Semarak Idul Adha di SMAN 1 Baleendah



Keramaian di Kelas

Assalamu ‘alaikum wr. wb.

Bagaimana kabarnya teman-teman? Semoga selalu dalam lindungan-Nya ya. Allahumma aamiin.

Mumpung masih dalam atmosfir Idul Adha 1441 H nih. Aku ingin membagikan suatu hal sama kalian. Kira-kira apa yang kalian pikirkan mengenai partisipasi sekolah dalam menyemarakkan Idul Adha? Apakah cukup sebatas melaksanakan shalat ‘Ied saja? Atau tidak ada kegiatan apa-apa samasekali? Nah, mungkin ada sebuah program dari suatu sekolah yang bisa diadaptasi pada kurikulum sekolah kalian. Sekolah ini bukan sekolah dengan embel-embel IT dibelakangnya (seperti SDIT, SMPIT, dll). Hanya sebuah sekolah biasa yang menjunjung tinggi iman dan takwa dari para siswanya. Sekolah tersebut adalah almamaterku, SMAN 1 Baleendah.

 

Sejujurnya, menurutku, terdapat beberapa program di SMAN 1 Baleendah ini yang bisa dijadikan ‘contoh’ dan diimplementasikan di setiap sekolah. Namun, yang akan di highlight pada pembahasan kali ini adalah mengenai Semarak Idul Adha di SMAN 1 Baleendah. Memangnya apa yang berbeda? Setidaknya program ini diimplementasikan pada masa aku masih menjadi siswa aktif disana 2009-2012. Serangkaian program tersebut diantaranya:

1. Melaksanakan shalat idul adha berjamaah yang diimami oleh kepala sekolah SMAN 1 Baleendah.

Hal tersebut menyebabkan seluruh siswa berbondong-bondong datang sepagi mungkin.

Suasana shalat idul adha

2. Tiap kelas sudah menyiapkan untuk berqurban untuk masing-masing kelas.

Biasanya pengumpulan dana sudah dilakukan sejak awal masa pembelajaran. Unik dan serunya, tiap kelas berlomba-lomba untuk bisa membeli hewan qurban terbaik (kambing tergemuk). Sangat bersemangat sekali. Sehingga, tak ragu untuk terus mengumpulkan pundi-pundi uangnya. inshaaAllah semua dilakukan dengan penuh keikhlasan.

3. Panitia qurban dibentuk untuk masing-masing kelas.

Karena hewan qurban dibeli untuk masing-masing kelas, secara otomatis panitia qurban pun diatur sesuai kebijakan kelasnya masing-masing. Dari mulai jagal (yang menyembelih), membersihkan isi perut, menguliti, memotong daging, hingga menimbang. Para siswa tidak dilepas begitu saja, untuk jagal dan satu tugas lain (yang aku lupa apa itu), intensif dilatih dan diberikan bimbingan ketika mendekati hari-H. Ketika hari-H pun, jagal dan yang menguliti tetap didampingi oleh ahli pada menit-menit awal, ketika dirasa sudah dapat menangani dan melanjutkannya pendamping beralih ke kelompok siswa lainnya. Yang menjadi jagal pun diusahakan selalu berbeda setiap tahun. Tujuan dari hal ini adalah agar setiap siswa dapat memiliki tanggung jawab atas perannya dan belajar melakukan hal tersebut, sehingga jika suatu saat harus berada di lapangan, kita sudah siap menjalani apapun. That’s brilliant idea and I love it!

Jagal sudah mulai bersiap disini

4. Menikmati hidangan daging qurban.

Kami juga berhak menikmati hidangan qurban yang dijatahkan bagi pequrban, yakni kami sekelas. Meski pernah daging qurban yang kami dapati hanya sedikit (1 orang hanya dapat 2 tusuk sate wkwkw), kami tetap sangat bersyukur dan menikmatinya. Karena bagi kami yang berharga bukanlah perut kami yang penuh, melainkan kebersamaan yang kami jalin dalam kegiatan tersebut.

 

Berikut adalah beberapa dokumentasinya:


Inilah artis di hari Idul Adha

Aku bersama si calon kambing qurban



Ilustrasi keramaian, disana adalah tempat dipotongnya hewan qurban


Disini kami mulai bekerja mencacah tulang, memotong daging, dll


'Senjata' untuk meramaikan dalam menikmati hidangan kami nanti


Share:

Sunday, 2 August 2020

Memaknai Qurban




Hi kenalin, ini alm. BATU namanya. Nama lengkapnya domBA ipA saTU (jaman sekolah SMA). Dia syahid dengan penuh kebahagiaan di tahun 2012. Eitssssss.. Nggak, disini aku nggak bakalan bahas tentang BATU ini, melainkan hal lain.

Sedikit memaknai lagi tentang qurban. Ust. Aam Amiruddin pernah menganalogikan seperti berikut, “Bayangkan diri Anda adalah tukang parkir yang dititipi mobil, saat urusan si pemilik mobil selesai dan ia ingin mengambil dan menggunakan mobilnya kembali, apakah Anda akan berontak dan klaim bahwa mobil yang ia parkirkan adalah milik Anda?”

Jawabannya pastilah tidak. Namun begitulah manusia, kadang lupa, bahwa semua yang dimiliki bukanlah benar-benar miliknya, melainkan titipan semata.

Seperti halnya zakat pada rukun islam, qurban merupakan amalan yang melibatkan orang lain. Hablumminallah dan hablumminannas. Berbahagialah bagi yang telah dimampukan untuk berqurban 😊


Wallahu a'lam bissawab


Share:

Friday, 31 July 2020

Bahagia

dokumentasi pribadi
dokumentasi pribadi


Adakah dirimu sepertiku?
Yang bahagia hanya dengan bergurau bersama dunia.
Memandangi indahnya sang permata.
Yang setiap manusia catutkan ia sebagai 'rumah',
namun nyatanya?
Kau sakiti dia yang kau sebut 'rumah'. 


Aku mampu, berduaan bersamamu begini saja.
Menatapmu sambil tersenyum.
Bahagia.


Inilah aku seorang anak manusia yang bahagia jika bersua dengan kehijauan dunia.
*smile*




Note:
Maaf ya kalau nggak nyambung banget. Disini aku ingin menyampaikan aja, betapa bahagianya aku ketika bisa berada di alam terbuka. Meski nyatanya banyak yang berkontribusi menorehkan luka pada sesuatu yang kusukai tersebut. Bahkan mungkin akupun turut berkontribusi :(
Share:

Atribut


Diclaimer: Mungkin pembaca tidak bisa terlalu memahami dan merasakan apa yang ingin disampaikan penulis. Namun harapannya terdapat sebuah kebaikan yang dapat diambil hikmahnya. Diharapkan berhati-hati dalam menilai, karena artikel kali ini mengandung unsur ke-baper-an.

 

Aku rindu mengenakan atribut ini.

“Huh nyombong”, mungkin ini yang akan kamu katakan ketika mendengar pernyataanku tersebut.

Tetapi, tidak. Tidak sama sekali. Lebih tepatnya perasaan yang kumiliki bukanlah itu, melainkan sangat bersyukur. Bersyukur karena atribut ini mengingatkan aku untuk menjadi manusia yang terus memanusiakan manusia. Mengingatkan aku untuk terus bersemangat dan ikhlas dalam pengabdian diri bagi masyarakat, terutama umat-Nya. Melelahkan? Ya pasti. Tapi jujur, bagiku kelelahan yang penuh kebahagiaan. Aku sangat ingat betul, seorang temanku pernah mengatakan, “Ingin beristirahat? Nanti aja di surga-Nya.”. Kurang lebih seperti itu setelah dialihbahasakan ke bahasa Indonesia. Powerfull banget! Aku bener-bener nggak bisa lupakan dan bahkan selalu kuusahakan untuk selalu mengingat kalimat tersebut. Hal tersebut meyakinkanku bahwa dunia yang fana ini memang tempatnya berlelah-lelah. Semoga kelelahan yang dialami pun bukanlah yang sia-sia.

Itu tuh atribut apa sih? Itu merupakan lambang dari Yayasan Percikan Iman (YPI) yang dinaungi oleh Ust Aam Amiruddin. Tidak terasa sejak tahun 2018 aku bergabung menjadi relawan Percikan Iman (atau lebih akrab disapa Sahabat Percikan Iman) dan hingga saat ini inshaaAllah tidak ada niatan bagiku untuk benar-benar meninggalkannya. Sehingga, ini adalah idul adha ketiga-ku bersama YPI. Pada dasarnya aku adalah tipe orang yang jika sudah sangat cocok akan sesuatu, maka aku akan loyal/setia terhadap hal tersebut.

Suatu hari seorang temanku pernah menanyakan suatu hal,

“Nanti kalau udah mulai kuliah kamu bakalan berhenti dari kegiatan itu kan?”, tanyanya.

“Hah? Nggak lah. Kenapa juga? Kegiatannya hanya seminggu sekali ini, terkadang nggak setiap minggu juga. Lagipula suasana dan lingkungannya nyaman banget, aku seneng banget alhamdulillah.”, jawabku sumringah.

 Jujur memang lingkungannya sangat nyaman dan kondusif, aku bisa belajar banyak hal baru dan terpenting orang-orangnya sangat humoris. Namun dalam hal menjalankan program dan mencapai target, sangat patut diacungi jempol deh. mashaaAllah.

Jadi atribut ini bukanlah sekedar atribut, terdapat makna peluh namun pantang mengeluh, terdapat makna kekeluargaan, tawa, canda, dan bahagia. Yang terpenting terdapat makna keihklasan didalamnya. Iklas dalam memberi, melayani, mengayomi, membimbing dan semuanya.

Terima kasih ya Allah atas kesempatan berharga ini.

Terima kasih ayah dan ibu yang sudah berinisiatif menawariku untuk turut mengambil andil dalam syiar yang dilakukan oleh YPI.

Terima kasih kepada semua orang di YPI yang telah memberikan seorang Witsqa sebuah ruang dan kesempatan untuk dapat memasuki lingkaran kebaikan ini.

Terima kasih diriku, karena kamu udah berusaha mengejar kesempatan ini dan tidak menyiakannya begitu saja.

 


Share:

Search in This Blog

Pesan untuk Penulis

Name

Email *

Message *

Another Blog

Tulisan Terbaru!

Witsqa Masak: Yumurtali Patates

DISCLAIMER!  Witsqa Masak merupakan kumpulan resep yang terhitung berhasil untuk dipraktekkan oleh saya. Sumber resepnya sendiri bisa berasa...