*

Pages

Showing posts with label Books. Show all posts
Showing posts with label Books. Show all posts

Tuesday, 29 September 2020

[Book Review] Shalihah Mom’s Diary

    



Judul Buku          :    Shalihah Mom’s Diary
Penulis                 :    Dewi Nur Aisyah dan MommeeID
Penerbit               :    Ikon
Tahun                   :    Januari 2018 (Cetakan kedua)
Jumlah Halaman  :    273 hlm.

 


Menjadi ibu telah menyadarkanku
Akan tak mudahnya menyandang predikat itu
Akan besarnya tanggungjawab yang menyertai nama itu 

Menjadi ibu telah menyadarkanku
Tentang cinta yang tiada berbatas waktu
Tentang pengorbanan tanpa mengharap balasan sesuatu
Tentang keikhlasan yang begitu dalam pada kalbu 

“Menjadi ibu berarti mengikhlaskan hati untuk lebih mencintai orang lain daripada diri sendiri.”

--------

Shalihah Mom’s Diary merupakan sebuah buku yang berisi puzzle kisah para ibu yang tergabung di dalam komunitas MommeeID.



Adapun daftar isi dari buku ini adalah sebagai berikut:

MENGUKIR KELAHIRANMU (Hamil - Melahirkan)

§  Catatan Sederhana Seorang Bunda....
§  Tiga Puluh Sembilan Jam
§  Anak Lelaki Istimewa
§  Jangan Panik saat Anak Kolik

LALU, KAU PUN TUMBUH (Pasca melahirkan: Menyusui – Mendidik anak – Mengelola emosi ibu)

§  Jurnal Stres
§  Be Honest with Your Child....
§  Batitaku dan Sleep Training
§  Ketika Harus Ber-multitasking
§  Baby Blues
§  ‘Biarkan’ Anakmu Jatuh
§  Aku Ibu Rumah Tangga
§  Anakku ‘Si Bandel’
§  Balada Emak 3 Balita
§  ‘Alarm’ Kecil Pengingat Kebaikan
§  Dua Buah Ember dan Segenggam Keyakinan
§  Catatan Ramadan Najwa
§  LDR? No Problem!
§  Happy Cooking!
§  ‘Biarkan’ Anak Belajar dari Kesalahan
§  Membangun Komunikasi dengan Anak
§  When Your Child Grows Up
§  Gara-gara Wonderful Life
§  Ibu Percaya Diri, Ibu yang Siap Memberi
§  Mengajarkan Kebaikan
§  Anak Kejar Tayang
§  Over Irit
§  Najwa dan Baju Lengan Pendek
Biodata Penulis

QUOTES

“Bukankah masa-masa jihad ini adalah masa-masa yang paling mustajab?” Catatan Sederhana Seorang Bunda.... – hlm. 9

“Sungguh indah perjuangan melahirkan itu. Jihad terbesar seorang wanita, yang jika harus kehilangan nyawa, Allah jamin dengan surga...” Tiga Puluh Sembilan Jam – hlm. 30

“Kami meyakini, ketika ada orangtua yang dikaruniai anak tanpa persoalan, di sisi lain pasti ada orangtua yang diuji dengan karunia berupa anak dengan ‘keistimewaan’.” Anak Lelaki Istimewa – hlm. 40

“Apalagi sebagai ibu, kita dituntut untuk jadi wonder woman, harus serba bisa, harus serba cepat, dan harus serba tanggap.” Jurnal Stres – hlm. 56

“Ada yang sekian lama mendamba anak, tetapi jawaban-Nya adalah tunda, jeda. Namun, bagi yang tak terburu-buru meminta, jawaban-Nya justru karunia tak terduga, yang menurut kita salah waktunya. Pada yang satu diminta bersabar, dan yang satu lagi agar bisa bersyukur.” Dua Buah Ember dan Segenggam Keyakinan - hlm.147


PERSPEKTIF SAYA

MashaaAllah. Jujur! Biasanya aku tuh paling ogah emang baca apalagi beli buku Antologi, karena belum tahu kualitas akan penulis-penulisnya seperti apa. Apakah tulisan-tulisan yang dituangkan benar bergizi tinggi atau tidak. Tapi tidak berlaku untuk buku ini. Saat aku mengetahui kalau mbak Dewi Nur Aisyah berkolaborasi dengan komunitas ini, tanpa pikir panjang (ditambah potongan harga gede-gedean yang diberikan sebuah online bookstore hihi). Buku ini berisi pengalaman para mamak dalam menjalankan perannya sebagai seorang ibu dan.... wow! Aku nggak nyangka bisa seberagam itu. Pastinya banyak hikmah yang bisa kupetik dan banyak ilmu yang kupelajari juga dari para ibu ini. Buku ini mungkin bakalan menjadi buku yang akan kubaca ulang nanti, saat aku akan memulai peranku menjadi seorang ibu. Supaya selalu tenang dalam menghadapi fase hidup sebagai seorang ibu. Hihi. inshaaAllah! Tapi, bagaimanapun juga kunci menjalankan peran kehidupan adalah dengan ikhlas dan lillah. Lahaula walaa quwwata illa billah.

Highly recommended!

Share:

Wednesday, 23 September 2020

[Book Review] Kirana & Happy Little World

Judul Buku          :    Kirana & Happy Little World
Penulis                 :    Retno Hening Palupi
Penerbit               :    Gagas Media
Tahun                  :    2018 (Cetakan pertama)

Dari sekian banyak tingkah ajaib anak, pasti akan selalu ada yang terkenang di hati. Entah terlalu jenaka atau mengurut dada. Namun, kita sering kali lupa bahwa dari mereka jugalah banyak pelajaran hidup yang bisa kita dapatkan.

--------

 

Kirana & Happy Little World merupakan sebuah buku yang berisi obrolan sederhana ibu dan anak yang sarat makna.

 

Percakapan antara Kirana (K) dan Ibuk (I).
K  : Ibuk, om-nya itu happy ya? Om-nya suka sama jus orange.
I   : Iya, om-nya suka sama jusnya, senang dia Kirana kasih.
       Nanti kapan-kapan kita kasih lagi, ya.
K  : Iya, Ibuk! Nanti Ibuk juga boleh minta jus Kirana, biar Ibuk happy!


PERSPEKTIF SAYA 

MashaaAllah, buku ini keren sih. Easy to read pastinya, karena disuguhkan dengan komik yang imut dan lucu. Pastinya full colour! Dialog-dialognya pun penuh dengan keluguan dan kepolosan, tapi jangan salah beberapa diantaranya bisa membuat tercengang hingga terharu.

 

Highly recommended!

Share:

Friday, 18 September 2020

[Book Review] Rentang Kisah

 




Judul Buku          :    Rentang Kisah

Penulis                 :    Gita Savitri Devi

Penerbit               :    Gagas Media

Tahun                  :    2017 (Cetakan pertama)

Jumlah Halaman  :    207 hlm.

 

 

Apa tujuan hidupmu?

Kalau itu ditanyakan kepadaku saat remaja, aku pasti nggak bisa menjawabnya. Jangankan tujuan hidup, cara belajar yang benar saja aku nggak tahu. Setiap hari aku ke sekolah lebih suka bertemu teman-teman dan bermain kartu. Aku nggak tahu apa yang menjadi passion-ku. Aku sekedar menjalani apa yang ibu pilihkan untukku—termasuk melanjutkan kuliah di Jerman.

 

Tentu bukan keputusan mudah untuk hidup sendiri di negara baru. Selama 7 tahun tinggal di Jerman, banyak kendala aku alami; bahasa Jerman yang belum fasih membuat proses perkuliahan menjadi berat, hingga uang yang pas-pasan membuatku harus mengatur waktu antara kuliah dan kerja sambilan.

 

Semua proses yang sulit itu telah mengubahku; menjadi mengenal diri sendiri, mengenal agamaku, dan memahami untuk apa aku ada di dunia. Buatku, kini hidup tak lagi sama, bukan hanya tentang aku, aku, dan aku. Tapi juga, tentang orangtua, orang lain, dan yang paling penting mensyukuri semua hal yang sudah Tuhan berikan.

 

The purpose to live a happy life is to always be grateful

And don’t forget the magic word: ikhlas, ikhlas, ikhlas

--------

 

Rentang Kisah merupakan sebuah buku yang berisi perjalanan hidup yang diungkapkan secara gamblang oleh seorang youtuber dan influencer yang bernama Gita Savitri Devi atau dikenal dengan Gitasav.

 

QUOTES

 “...kita belum tentu mendapatkan apa yang kita mau. Ketika itu terjadi, kita harus menerima dan menghadapinya dengan bijaksana atau nggak akan pernah belajar apa-apa dari hidup ini.” – hlm. 51

 “...terkadang bukan tugas manusia untuk merencanakan hidup terlalu jauh. Karena sebenarnya, tugas manusia hanyalah berusaha dan berdoa. Sisanya serahkan kepada Yang Maha Kuasa.” – hlm. 75

 Whatever that may come, you and I just need to do well, be nice to ourselves, to people around us. Because we are given only one chance. We only live once.” - hlm.161

 “...life isn’t a race with everybody else. Life is a place to learn and eventually you will gain something, achieve something. But the whole point of living is to learn.” – hlm. 167

 

 

PERSPEKTIF SAYA

A real struggle. Ini yang langsung terpikirkan dalam benak.

Merasa senasib ketika doi menceritakan perjuangan kuliahnya saat di Jerman. Percayalah! Gak mudah untuk belajar dengan bahasa pengantar yang bukan bahasa ibu. Apalagi bahasanya tidak familiar, seperti bahasa Inggris. Diperlukan effort lebih supaya bisa menaklukkannya. Dari mulai ikut seminar-seminar (meski banyaknya clanga-clongo), jadi interpreter buat orang Indonesia yang nggak bisa bahasa Turki, ngikut kursus-kursus. Intinya supaya memperluas networking dan memperbanyak interaksi dengan orang  lokal. Tapi, ku setuju banget sama kak Gita. Kalau waktu bisa diputarbalikkan kembali dan harus memilih lagi, aku akan tetap memilih pilihan yang sama, ke Turki.

Share:

Wednesday, 9 September 2020

[Book Review] Meridu Baginda Nabi

 


Judul Buku          :    Meridu Baginda Nabi

Penulis                 :    Habiburrahman El-Shirazy

Penerbit               :    Republika

Tahun                  :    April 2018 (Cetakan pertama)

Jumlah Halaman  :    176 hlm.

 

 

Rindu kepada Baginda Nabi SAW, sebagaimana rindunya Nabi Muhammad SAW kepada umatnya akhir zaman. Yakni, mereka yang tak pernah berjumpa atau melihat secara langsung wajah Rasulullah SAW, namun selalu mengikuti ajaran yang dibawanya, dan terus menerus mengumandangkan shalawat untuknya.

 

Ya Nabi, Salam ‘Alaika

Ya Rasul, Salam ‘Alaika

Ya Habib, Salam ‘Alaika

Shalawatullah ‘Alaika

 

--------

 

Meridu Baginda Nabi merupakan sebuah novel yang berisi kisah penuh hikmah dari seorang anak yang ditemukan di pinggir tempat sampah.

Adapun daftar isi dari buku ini adalah sebagai berikut:

  • Gelagak rindu
  •  Jet lag
  •  Keharuan di Cemoro Kandang
  • Tak ada kebaikan yang sia-sia
  • Jejak masa lalu
  • Ujian kesabaran
  • Fitnah lebih kejam daripada pembunuhan
  • Bahaya pornografi
  • Tamu istimewa dari Amerika
  • Ketika Fiona bersyahadat
  • Tadabbur di Bromo
  • Merindu Baginda Nabi
  • Koma
  • Kesetiaan dan kerinduan

 

QUOTES

 

"Kecanduan pornografi dan narkoba sama merusaknya. Tetapi kecanduan pornografi 2x - 3x lebih merusak. Narkoba merusak tiga bagian otak, sedangkan pornografi merusak lima bagian otak, diantaranya insula hipocampus, nucleus accumbens, orbitofrontal, cerebellum, dan cyrus cingalute." - hlm. 102

 

"Demi berjumpa dengan Baginda Nabi SAW, demi mencari kebenaran dan menemukan islam, Salman Al Farisi sampai pernah menjadi budak, jadi hamba sahaya. Begitu bersyahadat, Salman Al Farisi dicatat termasuk golongan orang-orang beruntung nan mulia." - hlm. 132

 

Dalam musnad Imam Ahmad, Rasulullah SAW bersabda, "Beruntunglah orang-orang yang pernah melihatku kemudian beriman kepadaku dan beruntunglah orang-orang yang beriman kepadaku padahal ia tidak pernah melihatku". Hal tersebut diucapkan hingga 7x. - hlm. 151

 

Tujuh anak yatim yang menjadi orang hebat, diantaranya Rasulullah SAW, Imam Syafi'i, Syaikh Abdul Qadir Al-Jilani, Syaikh Said An-Nursi, dll. - hlm. 164

 

 

PERSPEKTIF SAYA 

Ini merupakan sebuah buku fiksi, namun tak dapat dipungkiri lagi bahwa buah karya kang Abiq itu nggak pernah mengecewakan. Meski harus saya akui, untuk novel tipis ini masih belum se-greget Ayat-ayat Cinta, Api Tauhid, Bumi Cinta, atau bahkan Pudarnya Pesona Sang Cleopatra. Tapi dari buku ini, terdapat sebuah pesan dari orangtua asuhnya sangat menggema dalam dada: “Jangan membuat malu baginda Nabi SAW”. MashaaAllah. Sebuah idealisme kehidupan yang mestinya kita terapkan. Lekat dalam benak saya, motivasi terbesar saya (yang selalu saya coba ingat) dalam menjalani setiap urusan dunia itu ya bermuara pada Rasulullah SAW. Seperti “Nggak rapi? Malu dong, masa umatnya Rasulullah SAW nggak rapi.”. Jadi ya berusaha menjaga nama baik utusan-Nya tersebut. Apalagi Rasulullah SAW ini jelas-jelas sangat mengkhawatirkan kita, umat-Nya, yang bahkan tidak pernah bertatap muka.

 

Selamat menikmati bukunya!

 

Share:

Tuesday, 25 August 2020

[Book Review] Hikmah Luqman Al-Hakim

Judul Buku          :    Hikmah Luqman Al-Hakim
Penulis                 :    Adil Al-Ghiryani
Penerbit               :    TUROS (Khazanah Pustaka Islam)
Tahun                  :    Mei 2015 (Cetakan pertama)
Jumlah Halaman  :    145 hlm.

Luqman Al-Hakim berpesan pada anaknya, “wahai anakku, jadilah orang yang lemah lembut, mudah berbuat baik, banyak berpikir, sedikit berbicara kecuali dalam kebenaran, banyak menangis, jarang bergembira. Janganlah engkau bergurau, membuat gaduh dan berdebat! Jika engkau diam, diamlah dengan merenung. Dan, bila berbicara, maka berbicaralah dengan hikmah” – hlm. 104

-------- 

Siapa Luqman Al-Hakim?

Ini merupakan pertanyaan yang paling utama yang pastinya ada di benak kalian. Luqman Al-Hakim hanyalah seorang budak Habasyi (dari negeri Habasyah) dan seorang tukang kayu. Allah memberikan hikmah (kebijaksanaan) tapi tidak menganugerahinya kenabian. Kebijaksanaannya pula yang membuat dirinya merdeka.

Tentang buku ini...

Buku ini berisi butiran nasihat-nasihat dan perkataan penuh hikmah dari Luqman Al-Hakim sebanyak 88 butir. Bersumber dari kitab Al-Bidayah wa an-Nihayah, Tafsir Ibnu Katsir, dan masih banyak lagi.

Mungkin diantara kalian ada yang pernah membaca tulisan saya yang satu ini. Buku ini seperti meyakinkan saya akan tulisan itu. Berinteraksi dengan Q.S. Al-Luqman membuat diri ini seperti dihujani dengan nasihat-nasihat. Pesan moral dan nasihat yang disampaikan sangat sarat makna. Highly recommended!

 

Share:

Search in This Blog

Pesan untuk Penulis

Name

Email *

Message *

Another Blog

Tulisan Terbaru!

Witsqa Masak: Yumurtali Patates

DISCLAIMER!  Witsqa Masak merupakan kumpulan resep yang terhitung berhasil untuk dipraktekkan oleh saya. Sumber resepnya sendiri bisa berasa...